Bisnis berasal dari bahasa Inggris business, mengembangkan kata dasar
busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun
masyarakat. Sedangkan dalam kamus lengkap bahasa Inggris karangan Prof.
Drs. S. Wojowasito dan W.J.S Poerwadarminta, business diterjemahkan
menjadi : pekerjaan; perusahaan; perdagangan; atau urusan.
Jadi bisnis bisa diartikan menjadi suatu kesibukan atau aktivitas
dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan atau nilai tambah. Dalam ilmu
ekonomi, bisnis merupakan organisasi yang menjual barang atau jasa
kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Iklim Bisnis di Indonesia :
Iklim bisnis di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :
1. Faktor modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.
2. Faktor SDM (Sumber Daya Manusia)
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya.
3. Faktor ketepatan produk atau kecocokan produk
Faktor ini juga mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Produk yang cocok adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen serta harganya terjangkau (sesuai dengan daya beli konsumen). Produk tersebut harus bisa memberikan manfaat kepada konsumen dan bila perlu dapat memberikan tambahan kepuasan kepada konsumen. Orang yang berbisnis harus benar-benar mempertimbangkan harga yang mereka tetapkan. Mereka harus bisa menetapkan harga yang terjangkau dengan daya beli konsumen namun dengan tetap memperhitungkan biaya yang telah dikeluarkannya. Mereka juga harus memperhatikan harga pesaingnya. Konsumen tentu akan memilih produk yang harganya terjangkau namun dengan tetap mempertimbangkan kualitas produk yang akan mereka konsumsi. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan kualitas barang yang diproduksinya.
4. Faktor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada perubahan. Kebutuhan dan keinginan masyarakat bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan lingkungan masyarakat.
5. Faktor persaingan pasar
Pada kenyataannya di Indonesia, banyak sekali bisnis-bisnis yang saling bersaing untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya.
6. Faktor teknologi
Faktor teknologi juga berpengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia. Semakin maju teknologi yang digunakan, semakin berkembang pula bisnis yang dijalani, namun dengan tetap memperhatikan skill serta faktor-faktor lainnya.
7. Faktor alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tentu kegiatan bisnis pun dapat terganggu. Contohnya adanya bencana banjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus bersahabat dengan lingungan serta jangan merusakya.
8. Faktor jenis bisnis
Faktor ini juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap klim bisnis di Indonesia. Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Contohnya bisnis di bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani.
9. Faktor kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah juga turut mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Kebijakan pemerintah tersebut bisa saja mendatangkan peluang bagi bisnis kita dan bisa pula menyebabkan hambatan bagi bisnis kita. Contohnya kebijakan dalam menetapkan pajak.
10. Faktor kondisi negara
Kondisi negara yang dimaksud dapat berupa kondisi perekonomian, sosial politik maupun pertahanan dan keamanan negara. Kondisi negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Contohnya saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.
Pengaruh Bisnis Dalam Kehidupan Sehari-hari
Jika ditanya "seberapa besar bisnis berpengaruh dalam kehidupan saya"
jawabannya pasti sangat besar pengaruhnya bukan hanya pada diri saya
tetapi juga pada diri orang lain. Kata bisnis tentu sudah sangat kita
kenal karena dimanapun kita berada pasti kita melihat bentuk bentuk dari
bisnis. Bisnis tentu saja sudah lama terjadi, proses berbisnis yaitu
jual - beli. Dalam kehidupan sehari - hari sudah sapat dipastikan kita
pasti mengalami proses jual beli tersebut. Bisa saja kita menjadi si
pembeli atau si penjual. Contoh jual beli dalam kehidupan banyak sekali
ditemukan dimana saja seperti pasar,supermarket,toko,mall,warung,dan
sebainya. Di dalam kehidupan bisnis sangat penting adanya baik dalam
bidang ekonomi, bidang sosial, bidang budaya dll.
Di masyarakat,bisnis mempunyai peranan penting karena karena melalui kegiatan bisnis
suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan,keinginan,dari
konsumen yang beraneka ragam, sehingga masyarakat atau konsumen merasa
terpuaskan.
Dalam bidang ekonomi, bisnis dilakukan untuk mendapatkan uang (hal yang
terpenting dalam kehidupan berbisnis). Seperti halnya suatu perusahaan
yang melakukan kegiatan produksi,kemudian distribusi lalu kegiatan
pemasaran yang berkinerja dengan baik dan melayani para konsumen
sehingga konsumen terpuaskan,pasti suatu perusahaan itu akan mendapatkan
sebuah keuntungan dan usaha terus berkembang pesat seperti yang
diharapkan. Dengan begitu kebutuhan konsumen terpenuhi dan kebutuhan
produsenpun terpenuhi.
Dalam bidang budaya, bisnis juga dapat dilakukan untuk melestarikan
budaya kita dari setiap daerah maupun negara. Contohnya saja misalnya
batik. Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang telah
mendunia yang wajib kita lestarikan. Dengan begitu cara yang harus kita
pakai dalam melestarikan batik tersebut adalah membuat pakaian batik,
tetapi sekarang batik tidak hanya berupa pakain melainkan banyak barang
yang dapat diberikan setuhan batik misalnya tas atau sepatu. Maka dari
itu bisnis juga memerlukan adanya ktreatifitas dalam persaingan
berbisnis. Semakin kreatif barang yang kita buat semakin banyak
keuntungan yang bisa kita dapatkan dari bisnis ini selain bisa
melestarikan budaya bisa juga mendapatkan uang yang dapat memenuhi
kebutuhan hidup kita.
Dalam bidang sosial bisnis dilakukan agar kita bisa menjalin interaksi
dari manusia satu ke manusia lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan
keuntungan berbisnis.
Bisnis tidak pernah diam. Orang yang berbisnis harus selalu dinamis, inisiatif, dan kreatif. Semua orang ertarik untuk mengetahui dan terlibat dalam kehidupan berbisni. Dan menurut saya jika tidak adanya bisnis dalam kehidupan maka kehidupan kita tidak akan berjalan dengan semestinya.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar